Fans of Internazionale Milano / Inter Milan light flares and wave flags on Curva Nord in The San Siro Stadium, also known as the Giuseppe Meazza Stadium - home of Internazionale and AC Milan with a capacity of 80,074 (Photo by AMA/Corbis via Getty Images)

Curva Nord kembali berkomentar tentang situasi Icardi di klub dan telah melampirkan sebuah pernyataan :

“Hanya tiga yang menghilang, di 3 pertandingan lagi untuk memastikan diri kita di Liga Champions, 9 poin untuk mengakhiri musim dengan cara terbaik. Musim ini terjadi banyak konflik dari pertanyaan para staf eksekutif, target yang tak tercapai dan impian klub yang tak jelas. Kembalinya kita ke Liga Champions sangat tidak konsisten, belum lagi setelah terdepak dari sana kita kehilangan arah; lalu di Europa League kita minim sekali beraksi bahkan hilang begitu saja. Di Italia sebaliknya, terlalu seringnya menganggap remeh kejuaraan lokal kita, sebuah pertandingan yang tak pernah memperlihatkan suatu usaha ingin meraih sesuatu.

Meski begitu, di 270 menit sebelum berakhirnya kejuaran liga, kita berada di posisi tiga klasemen, harus berupaya penuh untuk memenuhi harapan minimum dari musim ini. Nampak seperti lomba balap kuda, perebutan kedudukan posisi atas klasemen sangat lamban bahkan seperti bermalas-malasan. Dari kontribusi yang kami berikan, telah mencoba untuk memberikan antusiasme dan memberikan yang lebih baik komunitas Inter, namun benar juga bahwa kita hanya meraih 3 poin dari 3 pertandingan terakhir, jauh dari apa yang diperlihatkan di awal musim. Pertama-tama Mauro Icardi harus mengoreksi dirinya sendiri namun bukan itu yang ingin kita garisbawahi, setelah kemenangan Derby sepertinya ia berhibernasi baik secara mental dan fisik. Kami tegaskan sekali lagi posisi kami terhadap Icardi adalah sebagai rasa unjuk kasih sayang terhadap Inter. Banyak yang mencitrakan kami sebagai pihak yang tidak kooperatif Namun tugas kami hanyalah demi memperkuat konsep adanya sebuah tim yang bisa saja sewaktu-waktu hancur. Jadi, apapun performa yang ia tunjukkan, Inter harus terdiri dari orang-orang yang rela untuk memperjuangkan baju yang ia kenakan. Menolak untuk berjuang, seperti yang pernah Icardi lakukan, tanpa adanya pemboikotan dari pihak kita mungkin akan membuat tim menjadi jauh lebih buruk dan memperparah keadaan.

Kita pasti bisa bangga dengan apa yang sudah Mauro Icardi lakukan bersama dengan Inter. Karena gol adalah satu-satunya hasil yang dianggap, namun Curva Nord tidak bisa, kami takkan pernah bisa menerima sebuah tim yang tidak ada DNA Inter padanya dan rasa hormat, nilai-nilai dari para pendahulu kita sejak 1908. Maka beberapa “perilaku” pemain akan selalu menghadapi tembok yang tak tergoyahkan ini, kau takkan bisa lewat. Kami minta maaf atas banyaknya salah pengertian dengan publik San Siro, yang bahkan sebagian ada yang membela Icardi demi melawan kami, akan tetapi semuanya benar bahwa kita harus pegang teguh ke diri kita masing-masing nilai dari seorang pemain dan tunjukkanlah sebaik mungkin martabat kita.

Jersey ini yang paling utama. Kami selalu mencoba untuk menjadi Interisti yang sesuai dengan apa yang telah dipercayai selama ini. Hanya dengan cara ini kita layak terhadap nama besar Inter.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here