single-image

Cerita tentang Mauro Icardi : Drama, Kontroversial dan Budak Cinta Wanda Nara

TIBA
09 Juli 2013, Pemain berusia 20 tahun asal Rosario (Argentina) secara resmi bergabung dengan Inter. Mahar 12 juta euro Inter keluarkan demi memenangkan persaingan dengan Juventus pada bursa transfer kala itu. Catatan Mauro Icardi bersama Il Samp bisa dikatakan sangat menjanjikan, mencetak 10 gol dan 4 assist dari 31 pertandingan. Hal yang paling menarik adalah Mauro Icardi bershasil mencetak 3 gol ke gawang Gianluigi Buffon, satu gol saat laga kandang dan dua gol saat laga tandang, catatan ini juga menjadikan Sampdoria satu-satunya tim yang bisa mengalahkan Juventus baik kandang maupun tandang.

“Saya memilih Inter karena di sini saya bisa terus berkembang. Ada rumor yang menyebutkan minat klub lain (Juventus & Napoli), tapi saya tetap memilih Inter. Berada di sini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Jelas saya juga bermimpi memenangkan banyak gelar dengan tim ini.” – Mauro Icardi kepada Inter TV

DEBUT
Mauro Icardi tiba dengan nomer punggung 9 yang ia pilih, bersamaan dengan ‘The Next Benzema’ Ishak Belfodil yang dari Parma menggunakan nomer punggung 7. Debut pertamanya bermain untuk seragam Inter berada pada tanggal 25 Agustus 2013. Giornata pertama Serie-A musim 2013/14, Inter menjamu Genoa di Giussepe Mezza. Mauro Icardi masuk menggantikan Zdravko Kuzmanović pada menit ke 54.

Masuknya Mauro Icardi mengubah arah permainan Inter, Walter Mazzarri membuat lini pertahanan Genoa kebingungan sehingga membuat Thomas Manfredini dan Daniele Portanova kebingungan dengan harus menjaga trio Palacio-Alvarez-Icardi di lini depan Inter. Hasil akhir laga tersebut, Inter menang 2-0 dengan gol yang dicetak oleh Yuto Nagatomo dan Rodrigo Palacio.

TEMAN & CINTA
Saat masih berseragam Sampdoria, Mauro Icardi terkenal memiliki hubungan sangat dekat dengan rekan satu timnya, Maxi Lopez. Bahkan hubungan persahabatan tersebut telah mereka jalani sejak masih sama-sama membela Barcelona. Namun pada akhirnya hal tak mengenakan terjadi, Wanda Nara dalam sebuah wawancara dengan media Argentina menyebutkan bahwa dirinya memergoki Maxi Lopez berselingkuh dengan pembantu pribadi mereka. Momen inilah yang diambil Mauro Icardi untuk masuk dan mendapatkan tempat di hati seorang wanita yang sedang terluka.

Pada November 2013, Icardi mengunggah sebuah tweet yang berisikan kata cinta kepada Wanda Nara dan kemudia ia menunjukkan foto tato bertuliskan NARA pada lengannya. Alhasil, Wanda Nara bercerai dengan Maxi Lopez pada Desember 2013, kemudian dinikahi oleh Mauro Icardi pada Mei 2014. Pernikahan ini merupakan sinyal buruk pertama yang ditunjukkan seorang pemain profesional, tapi Inter sebagai klub tak ingin mencampuri urusan pribadi seorang pemain kala itu. Ditahun yang sama, Abian Moreno agen dari Maurito sejak ia memulai karir sepakbola dipecat oleh dirinya dan digantikan oleh sang istri, Wanda Nara.

CURVA NORD
Bermodalkan 9 gol dan 2 assist dari musim sebelumnya bersama Inter, Icardi pada musim 2014/15 menjadi tumpuan harapan sebagian besar penggemar Inter untuk menjadi pemecah kebuntuan di lini depan. Bersama Walter Mazzarri, awal musim Inter memberikan harapan manis, walau giornata pertama bermain imbang di kandang Torino, tapi pada laga pertama di Giussepe Meazza Inter menang telak 7-0 atas tim tamu, Sassuolo. Pada laga tersebut Mauro Icardi menciptakan Hattrick dan melakukan ketiga selebrasinya didepan Curva Nord.

Ultras Inter ini terus meneriakan nama anak muda berusia 21 tahun setiap laga ia mencetak gol hingga suatu ketika mereka berhenti menyebut nama itu kembali. Lucunya, Sassuolo juga yang membuat Mauro Icardi dan Curva Nord bertengkar dimusim yang sama. Selepas laga kontra Sassuolo di Mapei Stadium, Inter mengalami kekalahan 3-1 atas tuan rumah. Untuk meredam amarah penggemar, Mauro Icardi dan Fredy Guarin mendatangi Curva Nord dan mereka berdua memberikan jersey kepada penggemar yang hadir, tapi niat baik kedua pemain tersebut tak diindahkan oleh Curva Nord. Mereka melemparkan kembali jersey Icardi dan Guarin, dari sinilah hubungan buruk itu dimulai.

Hal ini diperburuk dengan keengganan Icardi melakukan selebrasi setelah dua gol yang ia ciptakan ke gawang Palermo beberapa pekan kemudian. Hal ini dianggap bentuk protes dirinya terhadap Curva Nord, tapi Icardi membantah. Dirinya mengkonfirmasi dia melakukan hal tersebut karena Inter tak memberikan kepastian dalam kontrak baru atas dirinya, tentu hal ini membuat geram penggemar Inter, bahakn Roberto Mancini sebagai pelatih turun tangan mengomentari hal ini.

KAPTEN & BUKU
Semusim berlalu, Curva Nord yang merupakan penggemar garis keras Inter tak memiliki hubungan baik dengan Mauro Icardi. Mereka bahkan tidak meneriakan nama Mauro Icardi saat mencetak gol, hal berbeda apabila pemain lain yang mencetak gol. Kekecewaan para penggemar Inter bertambah disaat Presiden Inter, Erick Thohir menobatkan Mauro Icardi sebagai Kapten Inter dengan menggantikan Andrea Ranocchia yang dipinjamkan ke Sampdoria pada pertengahan musim 2015/16.

MILAN, ITALY - OCTOBER 10: FC Internazionale Player Mauro Icardi Presents His Book 'Sempre Avanti' on October 10, 2016 in Milan, Italy. (Photo by Claudio Villa/Getty Images)

Hal ini diperburuk dengan terbitnya buku berjudul ‘Sempre Avanti. Buku Autobiografi Mauro Icardi yang didalamnya banyak mengandung hal yang kontroversial. Mulai merasa paling superior dengan menganggap bahwa dirinyalah seorang yang berjasa membawa Inter kembali bersaing di papan atas Serie-A hingga mengancam menyerang Curva Nord dengan 200 orang temannya dari Argentina.

Sangat disayangkan manajeman Inter hanya memberikan sanksi yang dinilai sangat ringan kepada seorang yang jelas melanggar berbagai kode etik profesional. Para penggemar garis keras Inter megultimatum pihak klub untuk mencopot ban kapten dari lengan Mauro Icardi, tapi apa yang dilakukan Inter adalah memperpanjang kontrak pemain dan mempertahankan kapten berada dibawah kepemimpinan Icardi.

BOHONG
Wanda Nara mengatur semua apa yang diperlukan suaminya, dia bahkan sebagai seorang agen terlalu banyak bicara di media. Beberapa kali wawancara dengan media ternama, Wanda kerap mengatakan bahwa Icardi menolak Real Madrid, Juventus, Napoli dan klub lainnya hanya untuk bermain bersama Inter dan manajemen seharusnya mendatangkan rekan yang pantas untuk suaminya.

Tapi apa yang dilakukan Wanda Nara teredam dengan datangnya Beppe Marotta yang menjadi CEO Olahraga baru Inter. Pada laga kedua kontrak Frankfurt, Mauro Icardi menyatakan dirinya cedera dan tak bisa bermain, tapi Luciano Spalletti dan Dr. Volpi menyatakan bahwa kondisi pemain baik-baik saja. Singkat cerita, Inter meminta kapten Inter tersebut melakukan tes medis dan hasil yang sangat mengejutkan didapatkan pihak Manajemen : Mauro Icardi sama sekali tak mengalami cedera.

Inter mengutuk perbuatan Mauro Icardi, secara resmi dibawah keputusan bersama manajemen klub memberikan sanksi berat kepada si pemain dan juga mencopot ban kaptennya. Bahkan, Spalletti enggan memainkan striker asal Argentina tersebut kecuali beberapa pertandingan terakhir dan ia memulai dari bangku cadangan. Pada akhir musim, Marotta dengan lugas mengatakan dengan Icardi dan Wanda, bahwa tidak ada tempat bagi Icardi di Inter lagi, dan ia harus mencari sebuah tim baru untuk pertualangannya.

REKOR
– Baby Capitano, Mauro Icardi mencatatkan dirinya sebagai kapten termuda di ajang Derby Della Madoninna pada 50 tahun terakhir. 22 Tahun, 7 bulan,  24 hari.
– Rekor Gol, Mauro Icardi mencatatkan 124 gol dalam 219 pertandingan di Serie-A menjadikan dirinya pemain di urutan ke tujuh dalam sejarah yang menciptakan gol terbanyak untuk Inter.
– Capocannoniere, Mauro Icardi mendapatkan gelar ini dua kali : 2014/15 bersama Luca Toni dan 2017/18 bersama Ciro Immobbile.
– Team Of The Year Serie-A musim 2017/2018.

Selamat jalan, Maurito!

Image

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may like

Berita Inter Milan Terlengkap