TYCHY, POLAND - JUNE 07: Andrea Pinamonti of Italy celebrates scoring his first goal during the 2019 FIFA U-20 World Cup Quarter Final match between Italy and Mali at Tychy Stadium on June 07, 2019 in Tychy, Poland. (Photo by Tom Dulat - FIFA/FIFA via Getty Images)

Kapten tim nasional U20 Italia, Andrea Pinamonti berbicara kepada La Repubblica mengenai penolakan dirinya atas panggilan tim nasional U21 Italia dan memilih untuk memperkuat tim Nasional U-20 :

TIM NASIONAL & SEKOLAH

“Memang benar bahwa saya menolak panggilan pertama saya ke untuk tim nasional U21, karena saya memiliki jadwal ujian sekolah. Panggilan datang secara mendadak, disaat bersamaan saya juga masih bermain untu U19. Setelah mencapai tim utama Inter, saya ketinggalan banyak tugas sekolah dan saya mengatur ulang dengan guru di sekolah untuk saya dapat mengambil ujian saya.”

KOMPETISI

“Ini akan membutuhkan usaha yang lebih keras untuk bisa mencapai Final Piala Dunia, tetapi saya bangga berada di sini dan senang menjadi bagian dari tim. Saya juga ingin bermain di Euro 2020. Saya ingin menjadi bagian dari tim senior di Euro 2020 dan saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk mencapai tujuan itu. Saya sangat senang ketika saya dipanggil oleh Roberto Mancini untuk kamp pelatihan pada bulan April, tidak ada level yang lebih tinggi dari tim nasional. Gol Panenka? Penjaga gawang berusaha memprovokasi saya dengan ggerakkan tangannya, dan kerumunan penggemar bersiul dan mengejek saya, tetapi saya membungkam mereka. Anda hanya akan mencetak gol seperti itu saat momen yang benar-benar penting. Saya sudah mencetak satu gol seperti itu di semi final Primavera melawan Roma. ”

KARIR

“Saya menangis ketika saya mencetak gol pertama di Serie A saat tandang ke SPAL, orang tua saya ada di stadion. Ayah saya Massimo adalah seorang manajer bank, dan ibu saya bekerja di pertanian bersama paman saya. Saya beruntung bisa mewujudkan mimpi yang dimiliki begitu banyak anak ketika mereka mulai menendang bola. Saya seorang pemain No 9 klasik, tugas saya adalah mencetak gol dan menjadi target man berkat karakteristik fisik yang saya miliki. Selain ketika tim bermain False Nine, posisi penyerang tengah akan selalu memiliki peran penting dalam sepakbola.”

IDOLA

“Mauro Icardi dan Zlatan Ibrahimovic adalah pemain yang menginspirasi saya. Pemain Argentina itu adalah salah satu yang terbaik di dunia, terlepas dari apa yang terjadi musim ini. Mauro banyak memberikan saya nasihat untuk menjadi penyerang yang garang.”

Sumber/Source : La Repubblica

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here